Banyak orang yang suka traveling, terlepas dari keliling indonesia, sampe keliling dunia, atau bahkan hanya keliling kota, yan penting jalan-jalan. Most of my friends love traveling katanya mereka menemukan makna hidup di situ, belajar menghargai alam, juga menemukan jati diri.
Kemudian gue iri.
Kemudian gue mulai berandai-andai kapan gue bisa travelling biar keren, biar bisa foto, biar gue bisa menemukan hal-hal yang berbahu filsafat di kehidupan gue yang selama ini entah kemana, dan disitulah gue mulai browsing-browsing tiket, ngincer daerah wisata domestc sampai manca negara (yang deket aja, negara tetangga biar ga sesek pas bayar).
Aduh... tiket mahal yah.
Apalah gue ini cuman rakyat jelata yang mau liburan aja ditunda mulu.
Tapi dengan melihat pola hidup gue yang teramat gak sehat, maybe travelling isn't my thing. Gue sangat menikmati spending my weekend di kamar dan pesen makan online. Gue menikmati jalan-jalan ke mall sepi beli makanan kesukaan, main game kesukaan, nonton film indonesia jelek, beli cemilan ga penting, terus baca novel fantasi yang keren.
Tapi gue emang butuh liburan sih,
Udah beberapa kali pengen banget mencet tombol book hotel sama tombol buy ticket. Impulsif parah.
I am not a traveler junkie, indeed, but keen to know that I really need a fresh air today, not for finding my true self or another fancy reason, I just need to relieve my stress.
Iriin, hayu traveling :D
ReplyDelete