Kes(ia-empat)an
Semua didapatkan dengan perjuangan
Semua dibuang dengan metode penyia-nyiaan
Ketika isitirahat adalah kata tiga per empat mustahil bagi mereka
Kita tahu benar mereka menjerit
menangis, berteriak, menganga…
Bahkan tak punya cukup waktu untuk meratapi nasib
Namun tetap tak berubah ayalku menyia apa yang bisa kupunya
Aku tak mau bertukar nasib
Aku tidak senaif itu
Melihat mereka saja jantungku berdegup hancur
Bagaimana dengan kau?
Malaikat kecil tiba tiba saja datang
Dia tidak tersenyum, tidak pun murung
Membawa sapu berbulu
Menggaruk punggungmu yang bahkan kau tak tahu
Ya
Bahkan kau tak tahu
Baju baju baru itu beku
Bunga-bunga itu layu
Dan apa yang kau punya hanyalah tabu

